Halaman

Rabu, 09 Mei 2012

yes or no

ingin ku ceritakan tentang dia yang kusimpan selama ? padamu tapi apa daya, karena menyadari semua itu tak kan kau hendaki. semua akan tersimpan dalam memori ini," dia akan ?? " rasa ini berkecamuk. apakah pertemuan mata kita akan terulang lagi??? meskipun diantara kebimbangan antara ya atau tidak, adanya pertemuan yang ku harapkan akan terulang lagi. yang jelas... mimpi2 tentangmu masih berlangsung hingga kini. ya tuhan... kau yang tau. apa dengan mimpi itu aku dan dia bisa berjalan di jalan_Mu...
*penantian panjang tentangmu akan terjawab, dengan hitungan hari, bulan, detik dan jam..

Selasa, 01 Mei 2012

bersamamu itu yang kuingin, dengan kasihmu aku bisa mengharap sayapmu melindungiku. kebersamaan antara kita tak kan pernah ada. sedikit pahit kurasa hanya bisa membuatku terluka. sedalam hatiku menyelami perasaanmu sedalam itukah asa yang kau tanam untuku.
mencoba mengerti tapi terlalu sakit untuk mengalah, aku hanyalah aku dan dengan segala kekuranganku ku coba selami rasaku sendiri.

Minggu, 29 April 2012

Dibalik renungan




Suara hati mungkin tak semua orang bisa mengartikanya, orang hanya mengerti setiap gerak tubuh, mimik, dan suara lisan kita. Tapi apakah yang kita rasakan sebenarnya hanya ada pada hati itu sendiri. Tak sedikit banyak orang mau memahami bahkan meremehkan feeling kita sendiri. Sesuatu yang terlupakan yaitu bagaimana kita menjadikan diri ini sesuai kemampuan. Orang hanya memikirkan ego dan seiring perkembangan, mereka terus dan terus mendayung untuk menjadi yang lebih baik. Tak jarang orang mau mengakui kelemahanya, bahkan menutupinya dengan ketegaran yang diwarnai dengan sikap aku mampu untuk itu dan tidak ada yang mampu kecuali aku. Ketika kita mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai maka rasa penyesalanpun akan menjadikan sebuah momok. Sungguh, janganlah memandang sesuatu yang kecil itu remeh melainkan sebuah hal yang berharga.
Cinta yang kita jadikan separuh dari semangat hidup. Tak sesuatu yang akan mematikan impian. Jika itu tidak diimbangi dengan akal yang normal. Tak usahlah kita berbelit-belit dia adalah semangat hidupku, tanpa dia dunia terasa sepi. Apa itu!! Ok. Tanpa orang terkasih kita bukanlah siapa-siapa, tetapi sebagian dari kita salah memaknai arti cinta itu. Dia bukan kesenangan tapi tujuan nanti yang kita jadikan pijakan saat kita tak mampu untuk mengerjakan hal untuk sendiri. Katakanlah pernikahan., lah..., disitu barulah cinta akan melengakapinya dengan bersama-sama mengarungi impian untuk mencapai titik yang sulit. Kita dituntut untuk menciptakan generasi yang lebih dan lebih potensial. Tidak semua orang bisa, bahkan banyak dari orang tua melupakan bagaimana mendidik karakter anak. Disini peran cinta dibutuhkan, seorang anak membutuhkan kasih sayang. Bukan dengan materi tapi kita harus selalu ada untuk mendampinginya. Jangan sekali-kali membedakan buah hati dengan  yang lain. Sebab... itu akan mematikan karakter anak. Biarkan dia bebas melakukan segala hal dalam batasan-batasan tertentu tetapi perlu diingat pengawasan selalu dibutuhkan. Butuh itulah yang sering terabaikan.

Sabtu, 14 April 2012


sudah kuberikan kepercayaan itu, tapi ternyata dan ternyata..
tidak semua orang tidak bisa untuk menghargai kepercayaan itu. selembar kertas putih ini, ku tulis tuk ukiran kisah kita.
kehidupan dan aku, seperti keastuan yang tak terlepaskan.

Selasa, 06 Maret 2012

SaatQ


ü  Lewat tulisanlah aku bisa mengungkapkan perasaanku. Terasa sakit jika kita disamakan dengan orang lain. Disebuah lingkungan yang seharusnya akan memberikan kenyamanan buat penghuni tapi sebaliknya, malah memberikan tusukan yang tidak tanggung-tanggung. Tahunya belakangan. 

ü  Hidup ini tak selaanya seperti yang kau rasakan, ada suatu cerita yang sama sekali tak kau inginkan tapi semua akan bergulir sejauh apa yang kau lakukan. Tanpa usaha untuk berubah semua akan jadi terpuruk. Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan . setetes air mata membuat dada sesak tapi senyum mengantarkan kita pada sebuah keikhlasan. Bagaimana senyum itu apa seperti ungkapan”bibir tersenyum tapi hati menangis.

Selasa, 21 Februari 2012

semakin berjalan menuju kedewaasaan, semakin sulit sekali. angin terasa kencang mengalahkan langkahku. ya tuhan,,,,,? bantulah hambamu ini tuk mengarungi kegelapan dunia ini.
dikala hati rapuh, abii selalu menemaniku baik dalam duka maupun suka. beliau sang juara dihatiQ. abii... semangat juangmu akan menjadi panutan buatku. Insyallah...ovi akan meneruskan perjuanganmu. mungkin terasa sulit dan diluar kemampuanku. aku akan terus melaju hingga nanti di Akhirat kita bisa bersama-sama.

Jumat, 10 Februari 2012


Jangan datang dan jangan pergi kepadaku lagi..., aku semakin tersiksa karna tak memilikimu.., syair yang tepat tuk mengungkapkan persaaanku ketika ku dengar kau bersama orang lain. dalam hati selalu bertanya. apa arti semua ini jika akhirnya sepahit ini. tak kuinginkan aku menaruh kepercayaan pada orang lain. tapi semua tiba2 berjalan sendiri tanpa ada control dariku. sungguh tak ingin memasuki duniamu wahai Love...dan aku pun merasa tak mampu melawan ombakmu yang sering mematahkan harap dan citaku. hidup aja sulit bagiku, apalagi kalo harus berbagi dengan mu Love. sudahlah..! mulai sekarang aku harus waspada dengan virus yang mematikan semangat belajarku. hufft....

Kamis, 09 Februari 2012

Visi Pendidikan: Butuh Pandangan Garuda Yang Terbang Tinggi di Angkasa

 

 "Education is not a preparation for life, education is life itself.”

Pendidikan bukanlah persiapan untuk kehidupan, pendidikan adalah kehidupan itu sendiri. Demikian John Dewey menegaskan pemikirannya tentang pendidikan. Dengan demikian, umur pendidikan sama dengan keberadaan manusia di muka bumi ini.
Untuk menjadi manusia yang sempurna, manusia tidak boleh tidak memang harus belajar, atau harus memperoleh pendidikan. Manusia merupakan mahluk yang dapat diajar dan dapat mengajar. Animat educandum dan animal educancus. Manudia mahluk pembelajar, mahluk yang dapat dididik dan dapat mendidik.

Namun demikian, saat ini dimana pertumbuhan ekonomi yang dijadikan panglima dengan tidak berakar pada ekonomi rakyat dan sumber daya domestik serta ketergantungan pada utang luar negeri sehingga melahirkan sistem pendidikan yang tidak peka terhadap daya saing dan tidak produktif. Pendidikan tidak mempunyai akuntabilitas sosial oleh karena masyarakat tidak diikutsertakan di dalam manajemen sekolah. Pendidikan diselenggarakan dengan mengingkari kebhinekaan dan mengurangi toleransi serta semakin dipertajam dengan bentuk primordialisme. Hal ini ditunjang dengan Visi Depdiknas yang lebih menekankan pada pendidikan transformatif, yang menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak perubahan dari “masyarakat berkembang” menuju “masyarakat maju”.
Untuk itu dibutuhkan Visi Pendidikan yang berperan seperti “Pandangan Garuda Yang Terbang Tinggi di Angkasa” dimana harus disadari bahwa pembentukan masyarakat maju selalu diikuti oleh proses transformasi struktural. Hal ini yang menandai suatu perubahan dari masyarakat yang potensi kemanusiannya kurang berkembang menuju masyarakat maju dan berkembang yang mengaktualisasikan potensi kemanusiannya secara optimal. 

Selasa, 07 Februari 2012

Hari ini Ovi sangat sedih! sebuah kenyataan tidak sesuai dengan harapan. tapi semua cukup membuatku mengerti akan diriku. aku sekarang tak seperti aku yang dulu. perubahan inipun , dari lubuk hatiku yang paling dalam tak kuingkan. sebuah sandungan batu yang besar hampir membuatku tuk berhenti dengan kenyataan kujalani. Allah dengan kilatnya menyadarkan aku untuk berusaha menjadi yang terbaik. kesakitan yang kuterima hari ini. harus dibayar mahal dan aku akan memulai semua dari awal. berusaha dan berdo'a..itu adalah kunci kesuksesan. ovi, kamu harus ingat! belajarlah selagi muda. jangan berhenti karena nilai yang tidak diharapkan. nilai merupakan pandangan orang akan kemampuan seseorang tapi kemampuan yang sebenarnya terpendam.

Sabtu, 21 Januari 2012

belenggung

Cinta, sulit kumengerti.. mencintai atau dicintai. Rasa itulah yang buat diriku tak mengerti. Hati ini sangat perih  jika cinta itu menghampiri. Setiap aku melangkah, setiap itulah cinta datang untuk menggodaku. Dia terus memberikan harapan, kalau dengan cinta semua akan jadi indah. Oh, dunia haruskah aku bermain dan mengikutimu. Tak kuharapkan rayuanmu datang padaku dengan pintu cinta. Sandiwara terus berwarna ketika orang-orang dengan asyk bermain di kehidupan duniamu. Pernahkah kau melihat diujung sana ada sebuah belenggung karena tak bisa mengikutimu. Dimana rasamu ketika orang tak mampu mendapatkan harap yang kau janjikan. Sebuah kesakitan menjadikan orang salah dalam mengikuti jalurnmu. Seberapa kuatkah janji indahmu terus bersemayam dalam ingatku.
Sadarkanlah cinta.. aku tak mampu hidup dalam duniamu…akan kukatakan
“janjimu itu semu” tak bisa mengobati sejauh hati ini berharap akan janjimu”

heart


Suara hati mungkin tak semua orang bisa mengartikanya, orang hanya mengerti setiap gerak tubuh, mimik, dan suara lisan kita. Tapi apakah yang kita rasakan sebenarnya hanya ada pada hati itu sendiri. Tak sedikit banyak orang mau memahami bahkan meremehkan feeling kita sendiri. Sesuatu yang terlupakan yaitu bagaimana kita menjadikan diri ini sesuai kemampuan. Orang hanya memikirkan ego dan seiring perkembangan, mereka terus dan terus mendayung untuk menjadi yang lebih baik. Tak jarang orang mau mengakui kelemahanya, bahkan menutupinya dengan ketegaran yang diwarnai dengan sikap aku mampu untuk itu dan tidak ada yang mampu kecuali aku. Ketika kita mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai maka rasa penyesalanpun akan menjadikan sebuah momok. Sungguh, janganlah memandang sesuatu yang kecil itu remeh melainkan sebuah hal yang berharga.

cerita tak bersambung


Air yang mengalir tak seperti kehidupan yang berputar.
air dengan arusnya dia tenang didalam lajunya sendangkan kehidupan harus berjuang untuk mendapat secerca cahaya hidup yang di harapkan yaitu “ KEBAHAGIAAN “ tak semudah itu meraihnya. Manusia boleh berencana tapi tuhanlah yang berkehendak.Untuk hidup manusia harus menata hati agar hidup dengan benar-benar mantap. Didalam diri manusia kita tak tau apa yang sedang ia pikirkan,apa yang sedang ia harapkan dan apa yang sedang ia rasa. Tuhan begitu bijak, apabila kita tau apa yang dirasa satu sama lain. Maka hati ini juga terasa pedih untuk meraskan. Ingat! Banyak orang tersenyum, tapi apakah kau tau diballik senyum itu? Ada duka yang mendalam tapi mereka mencoba bahagia agar orang lain di sekitarnya tidak ikut merasakan kesedihan itu.